Selasa, 03 Agustus 2010

Berboncengan dengan Bukan Muhrim Haram

LEBAK — Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lebak mengharamkan berboncengan sepeda motor bukan muhrim atau laki-laki dengan perempuan sehingga dapat mengundang dampak negatif dan pergaulan seks bebas.

"Haram hukumnya berboncengan sepeda motor bukan suami-istri, tetapi saling bermesra-mesraan di atas kendaraan," kata KH Baejuri selaku Ketua Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Minggu (1/8/2010).

Ia mengatakan, saat ini banyak muda-mudi berboncengan sepeda motor saling bermesra-mesraan atau pegang-pegangan tanpa status pernikahan. Hal itu terlebih pada malam Minggu ketika banyak pasangan anak baru gede berboncengan motor dengan saling berpeluk-pelukan dan mengundang pornografi.

Bahkan, di antara mereka mencari tempat-tempat gelap atau sepi untuk memadu kasih. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang memiliki anak remaja agar jangan sampai membiarkan anaknya berboncengan naik motor dengan lawan jenisnya.

Selama ini, pihaknya banyak menerima laporan adanya lokasi yang dijadikan tempat memadu kasih para remaja, seperti di Stadiun Ona, Cileuweung, dan perkebunan kelapa sawit.

Mereka memadu kasih di atas kendaraan motor, saling bermesraan dan berpelukan, bahkan melakukan perbuatan mesum.

"Kami minta orangtua agar mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan bebas karena naik motor bukan muhrimnya tentu bisa menimbulkan perbuatan negatif," katanya.

Hal serupa dirasakan masyarakat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Menurut mereka, setiap malam minggu, banyak pasangan remaja yang memadu kasih di atas kendaraan sepeda motor dan mereka memilih tempat-tempat sepi yang tidak ada penerangan lampu listrik.

Bahkan, banyak juga dari mereka yang tertangkap basah sedang mesum di atas kendaraan motor. Masyarakat sudah beberapa kali menegur hingga menangkap pasangan yang melakukan perbuatan mesum, seperti di Irigasi Sentral, Stadion Ona, dan Cileweung.

"Kami sangat resah banyak pasangan remaja saling bermesra-mesraan hingga perbuatan mesum di atas kendaraan motor," kata Muhaimin (45), warga Rangkasbitung Girang, Kabupaten Lebak.

Tak hanya soal berboncengan, KH Baejuri juga mengatakan bahwa pihaknya turut mengharamkan pengendara sepeda motor yang membahayakan, baik dirinya maupun orang lain. Hal itu misalnya dilakukan pada balap-balapan di jalan raya.

Selama ini, balap-balapan seperti di Jalan Bay Pass dan Jalan Cempa memakan korban jiwa. Aksi ini bukan dilakukan pada tempatnya, mengganggu ketertiban umum, dan menimbulkan kecelakaan.

"Kami mengimbau pengendara sepeda motor jangan sampai adu kebut-kebutan di jalan raya karena bisa membahayakan dirinya dan orang lain," katanya..

Sumber : Kompas.com


READ MORE - Berboncengan dengan Bukan Muhrim Haram

Tidur Malam 7 Jam Jangan Ditawar-tawar

img

West Virginia, Tidur malam yang kurang makin menjadi kebiasaan banyak orang. Bagi kelompok ini tidur 3-4 jam semalam sudah cukup. Tapi jika ingin mendapaat manfaat sehat dari tidur sebaiknya tidur malam 7 jam jangan ditawar-tawar.

Selama ini masyarakat mengetahui bahwa tidur yang optimal sebanyak 8 jam setiap harinya. Tapi penelitian terbaru justru menunjukkan tidur selama 7 jam setiap malamnya bisa membantu seseorang menjadi lebih sehat.

Para ahli telah menemukan bahwa tidur selama 7 jam akan memeberikan kesehatan yang optimal, sedangkan jumlah jam tidur yang lebih atau kurang dari 7 jam bisa menimbulkan risiko tersendiri bagi seseorang.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 30.000 orang dewasa telah menemukan bahwa penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung akan terjadi dua kali lebih tinggi pada orang yang tidur kurang dari lima jam sehari. Sementara itu orang yang tidur sembilan jam atau lebih juga memiliki risiko yang sama.

Hasil penelitian yang telah ditebitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan serangan kardiovaskular ini disebabkan karena pola tidur bisa mempengaruhi fungsi metabolisme dan hormon seseorang.

Inilah yang menyebabkan jika seseorang kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan mengurangi toleransi terhadap glukosa, kedua kondisi ini yang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Sedangkan bagi orang yang terlalu banyak tidur ada kemungkinan mengalami gangguan pernapasan, sehingga meningkatkan risiko tersebut.

"Hasil temuan ini menunjukkan bahwa durasi tidur yang abnormal bisa berdampak merugikan kesehatan jantung seseorang," ujar Anoop Shankar, peneliti utama dari West Virginia University School of Medicine, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (2/8/2010).

Sumber : detik health


READ MORE - Tidur Malam 7 Jam Jangan Ditawar-tawar

Minggu, 01 Agustus 2010

Pria Tidak Cerdas Hobi Selingkuh?

img2

VIVAnews - Berbagai argumen diajukan saat seseorang ketahuan berselingkuh. Tergoda dengan kecantikan wanita lain, karena frekuensi pertemuan yang sering atau merasa tidak bahagia bersama pasangan sering dilontarkan para pria yang berselingkuh.

Seperti dilansir dari laman Yourtango, seorang ilmuwan revolusioner di London School Dr Satoshi Kanazawa berpendapat, kaum pria secara tradisional terbentuk dengan pemikiran ’poligami’.

Namun, dalam perjalanan evolusi dan pemikiran mereka, pria yang lebih cerdas akan beradaptasi dan menghargai istri mereka. Tetapi, pria dengan kecerdasan yang tidak berevolusi sempurna memiliki keinginan berselingkuh lebih besar.

Ada dua hal ironis dalam temuan Dr Kanazawa. Pertama, orang yang terlalu relijius seringkali mudah tergoda dibandingkan orang yang tidak terlalu mendalami agama. Kedua, Ergo atau orang yang berpikiran lebih relijius lebih cenderung untuk berselingkuh.

Sumber : Link


READ MORE - Pria Tidak Cerdas Hobi Selingkuh?

Gelombang Otak Pada Manusia

img1
Bila direkam dengan menggunakan alat perekam gelombang otak, EEG (Elektroensefalogram), otak manusia memancarkan gelombang sesuai kondisi jiwa seseorang. Gelombang otak tersebut dibagi menjadi :

1. Beta (14-100 Hz)
Dalam frekuensi ini seseorang sedang dalam kondisi terjaga atau sadar penuh dan didominasi oleh logika. Saat seseorang berada di gelombang ini, otak (kiri) sedang aktif digunakan untuk berfikir, konsentrasi, dan sebagainya, sehingga gelombangnya meninggi. Gelombang tinggi ini merangsang otak mengeluarkan hormon kortisol dan norefinefrin yang menyebabkan cemas, khawatir, marah, dan stres. Akibat buruknya, beberapa gangguan penyakit mudah datang kalau kita terlalu aktif di gelombang ini.

2. Alfa (8-13,9 Hz)
Orang yang sedang rileks, melamun, atau berkhayal gelombang otaknya berada dalam frekuensi ini. Kondisi ini merupakan pintu masuk atau akses ke perasaan bawah sadar, sehingga otak akan bekerja secara optimal. Anak-anak balita gelombang otaknya selalu dalam keadaan Alfa, sehingga mereka mampu menyerap informasi secara cepat.

Dalam kondisi ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasakan nyaman, tenang, dan bahagia. Hormon ini membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indera kita meningkat.

3. Theta (4-7,9 Hz)
Pancaran frekuensi gelombang ini menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi mimpi. Dalam kondisi ini pikiran menjadi sangat kreatif, inspiratif, dan kita berada dalam kondisi khusyuk, rileks yang dalam, ikhlas, pikiran sangat hening, indera keenam atau intuisi muncul. Itu semua tejadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine, dan APV (arginine-vasopressin).

4. Delta (0,1-3,9 Hz)
Frekuensi terendah ini memancar saat seseorang tertidur pulas tanpa mimpi, tidak sadar, tidak bisa merasakan badan, tidak berpikir. Pada gelombang ini otak mengeluarkan HGH (Human Growth Hormone) yang bisa membuat orang awet muda.

Bila seseorang tidur dalam keadaan Delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski hanya beberapa menit tertidur, ia akan bangun dengan tubuh tetap segar. Jadi jangan heran bila di sekitar Anda ada orang yang jarang tidur tetapi kondisi badannya sangat fit.

(Sumber : Quantum Ikhlas Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati-Erbe Sentanu, Elex Media Komputindo)

READ MORE - Gelombang Otak Pada Manusia
 

Copyright 2008 All Rights Reserved | My Blog Designed by Bloggers Template | CSS done by Link Building